Senin, 17 September 2012

pecahan


          2.pengertian pecahan                                                             
Pecahan terdiri dari pembilang dan penyebut. Hakikat transaksi dalam bilangan pecahan adalah bagaimana cara menyederhanakan pembilang dan penyebut. Penyederhanaan pembilang dan penyebut akan memudahkan dalam operasi aritmetika sehingga tidak menghasilkan angka yang terlalu besar tetapi tetap mempunyai nilai yang sama. Contohnya: bila dibandingkan antara 50/100 dan ½ maka lebih mudah dan sederhana melihat angka ½. 50/100 terlihat sebagai ”angka raksasa” yang kelihatannya lebih kompleks dibandingkan ½, padahal sebenarnya kedua angka ini tetap memiliki nilai yang sama. Pada operasi penjumlahan dan pengurangan pada pecahan selain disederhanakan juga penyebutnya harus disamakan dengan bilangan yang sama.
  3.bilangan pecahan                                                                                                                          Bilangan pecahan merupakan bilangan yang mempunyai jumlah kurang atau lebih dari utuh. Terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang merupakan bilangan yang terbagi. Sedangkan penyebut merupakan bilangan pembagi. Jenis-jenis bilangan pecahan adalah pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan desimal, persen, dan permil.                                                                                                                                    4.bentuk dan jenis pecahan                                                                                                                   Bentuk dan Jenis Pecahan
a. Pecahan biasa
contoh :
2
1 ,
5
3
b. Pecahan campuran
contoh: 3
5
4 , 7
3
1
c. Pecahan desimal
contoh: 0,3 , 0,25
d. Persen (perseratus )
contoh: 30 % =
100
30
e. Permil (perseribu)
contoh: 20 ‰ =
1000                                                                                                                                                5.mengubah bentuk pecahan ke bentuk lain                                                                                            Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Lain
a. Merubah pecahan biasa menjadi pecahan campuran
(dapat dilakukan apabila pembilang lebih besar dari penyebut)
contoh:
3
5 = 1
3
2 �� 5 dibagi 3 didapatkan 1 dengan sisa kelebihan
3
2
b. Merubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa
contoh: 4
5
2 =
5
22 �� caranya : hasil perkalian 4x5 ditambahkan 2 hasilnya 22
4
5
2 (pembilangnya 5)
dikalikan
c Merubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal
contoh:
5
2 =
5 2
2 2
x
x =
10
4 = 0,4 (desimal penyebutnya adalah per 10,100,1000,…)
penyebutnya dijadikan 10 maka 5 x n = 10 �� n = 2
pembilangnya juga dikalikan 2       

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar